Pages

Kamis, 03 September 2015

Fakta Seks Wajib Anda Tahu

Banyak isu mengenai gairah seks di luar sana. Semua belum tentu benar bung! Kami mengumpulkan beberapa fakta dari beberapa penelitian –baik yang dilakukan MH Indonesia sendiri, bekerjasama dengan majalah wanita, hingga fakta yang kami dapat dari hasil wawancara dan penelitian para ahli. Semuanya kami lakukan untuk meredam isu dengan fakta, sehingga membuat Anda menjadi seorang ahli di atas ranjang

Mengenai Gairah seks:
  • Menurut Scott Hays dalam buku Built for Sex, gairah seks akan meningkat jika Anda berlatih kardio secara teratur. Ketika endorfin lebih banyak beredar dalam tubuh, maka gairah pun terdongkrak. Sebuah penelitian pada 8000 pria berusia antara 18-45 tahun menemukan bahwa 40 persen di antaranya mengalami peningkatan gairah seksual setelah menjalani program latihan secara teratur. Sedangkan 33 persen lainnya melaporkan bahwa mereka cenderung lebih sering melakukan seks ketimbang sebelumnya.
  • Namun; Penelitian yang dirilis WebMD menyebutkan, 50% orang dewasa di Amerika Serikat menghindar dari seks karena mereka merasa terlalu lelah dan terlalu mengantuk. Pekerjaan yang baru selesai  di malam hari, waktu untuk anak-anak, dan mengurus binatang peliharaan, menjadi penyebab mereka kurang memerhatikan pasangan, dan kurang tidur! “Kurang tidur akan menurunkan motivasi kita untuk melakukan hal-hal lain,” kata direktur Florida Sleep Medicine, Tampa, dr. William Kohler.
  • Terkait dengan hal di atas, “Padahal kualitas dan kuantitas tidur yang baik akan menjaga hasrat atau keinginan untuk melakukan hubungan seks,” kata terapis seks dari Washington, D.C, Barry McCarthy, Ph.D., “dan manfaat tidur untuk seks, melebihi manfaat yang diperoleh dari olahraga atau mengonsumsi makanan sehat.”
  • Saat pendekatan, hindari gangguan seperti menerima atau menelepon terus-menerus, sibuk dengan ponsel pintar, tablet, dan sebagainya. Setidaknya itu yang diungkapkan oleh 27.43 persen wanita dan 24.35 persen pria dalam penelitian yang melibatkan MHI dan majalah wanita Femina.
  • Dari penelitian yang sama, ada 86.37 pria yang menganggap bahwa karisma adalah hal yang dibutuhkan pria saat mendekati seorang wanita. Selain modal di atas, sebenarnya 56.94 persen wanita tidak suka jika Anda tidak merawat diri. Misalnya, bau mulut, atau bau tubuh.
  • Nah, agar si Dia lebih intim berikah hadiah parfum. Dipilih oleh 38 persen wanita.
  • Selanjutnya; Liburan berdua, ada 16 persen wanita yang memilih hadiah ini.
  • Perhatian lebih –mungkin Anda memijatnya. Dipilih oleh 16 persen responden wanita.
  • Bunga, dipilih oleh 11 persen responden wanita.
  • Anak anjing, ternyata 11 persen wanita menyukai hadiah ini.
  • Tas/dompet/baju, dipilih oleh hanya 3 persen wanita.
  • Dan 3 persen wanita menyukai hadiah berupa lingerie.

Mengenai Aktivitas Seks
  • Baik pria dan wanita menganggap keperawanan atau keperjakaan itu penting. Setidaknya ada 53 persen pria dan 64 persen wanita yang mengatakan hal tersebut dari penelitian Men’s Health Indonesia. Pria biasanya lebih bisa menerima keadaan pasangannya, apakah masih perawan atau tidak. Sedangkan wanita, umumnya lebih peduli terhadap keperawanan dirinya ketimbang keperjakaan pasangannya.
  • Tapi anehnya, mereka beranggapan bahwa pada kencan keempat atau lebih, sewajarnya melakukan hubungan seks dengan teman kencan. Hal ini diungkapkan  58 persen responden pria dan 90 persen responden wanita. Pada kencan pertama hingga ke-empat, pria sudah punya target untuk membawa pasangannya ke tempat tidur. Namun wanita, akan menjaga diri. Biasanya, mereka akan lebih terbuka di kencan ke-empat.
  • Meski demikian, ketika seorang wanita merasa ada yang salah pada seks, 41.32 persen akan bercerita pada kawan-kawan mereka ketimbang pada pasangannya. Lalu bagaimana dengan pria?
  • Aneh memang, tapi 45.50 persen pria lebih memilih berdiskusi mengenai hal ini kepada mantan pacar mereka, ketimbang pasangannya saat ini.
  • Masalahnya, 10.76 persen wanita dan 10.11 persen pria tidak mengetahui keinginan pasti pasangan saat berhubungan seks.
  • Sehingga hasil survei APSHOW (Asia Pacific Sexual Health and Overall Wellness yang diikuti oleh 328 responden pria dan 250 responden wanita dari 13 negara di kawasan Asia Pasifik (termasuk Indonesia) menyatakan bahwa 57 persen pria dan 64 persen wanita tidak mendapatkan kepuasan dalam bercinta.
  • Untuk mengurangi kekecewaan pasangan maka 28 persen pria pura-pura orgasme, dan ada 50 persen wanita yang melakukan hal serupa.
  • Barangkali, hal ini disebabkan 55 persen wanita menganggap dirinya konservatif secara seksual, sedangkan 48 persen pria merasakan hal serupa.

Agar Lebih ‘Panas’
  • Gunakan Obat Perangsang Wanita
  • Baik pria dan wanita mencoba menonton film dewasa. Ada 100 pria yang melakukannya, dan 94 persen wanita juga pernah melakukannya.
  • Meski demikian, dalam situs WebMD, psikolog sekaligus terapis seks dari Michigan, Russel Stambaugh., Ph.D., mengatakan bahwa kadang-kadang ada wanita yang cemas dengan aktivitas pasangannya yang suka menonton film biru, membuka laman dewasa di internet, atau melihat foto wanita-wanita tanpa busana. "Yang satunya sangat tertarik, dan yang lainnya menganggap hal itu adalah masalah," katanya. Tapi lanjut Stambaugh, berdasarkan penelitian hanya ada 5 persen dari penyandu pornografi yang kemudian bermasalah dalam kehidupan seksualnya.
  • Mereka pun pernah melakukan sexting (bertukar pesan erotis dan seksual melalui alat kirim pesan atau chat). Setidaknya hal ini dilakukan 55 persen pria, dan 57 persen wanita.
  • Untungnya, kebanyakan pria dan wanita tidak pernah merekam hubungan seksualnya saat bersama pasangan. Ada 76 persen pria yang menjawab tidak pernah, dan ada 82 persen wanita yang mengatakan hal serupa. Hey, berarti 18 persen wanita melakukannya!
  • Ada 55 persen pria yang melakukan dirty talks pada saat berhubungan seksual, dan menikmatinya, sedangkan jumlah wanita yang melakukan hal serupa adalah 50 persen.
  • Posisi favorit pria ketika berhubungan seksual adalah doggy style (dikatakan oleh 46 persen pria), sedangkan wanita posisi women on top (dikatakan 60 persen wanita).
  • Maka hindarilah hari Senin karena 52.21 persen responden tidak menyukai aktivitas seks  dilakukan pada hari itu.

0 komentar:

Poskan Komentar